Rencana Pembangunan Bandara Baru di Jawa Timur Disetujui, Tingkatkan Aksesibilitas dan Pengembangan Ekonomi

Surabaya, 1 Juni 2024 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengumumkan persetujuan untuk memulai pembangunan bandara baru yang akan menjadi salah satu infrastruktur penting dalam meningkatkan aksesibilitas dan pengembangan ekonomi di wilayah tersebut. Proyek bandara baru ini direncanakan akan dibangun di daerah Kabupaten Malang, dengan kapasitas yang mampu menampung lalu lintas udara yang semakin meningkat di wilayah Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam konferensi pers di Surabaya menyatakan pentingnya pembangunan bandara baru ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan konektivitas antar-kota di Jawa Timur. “Pembangunan bandara baru ini merupakan langkah strategis dalam memperluas jaringan transportasi udara di Jawa Timur, yang diharapkan dapat mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor,” ujar Khofifah Indar Parawansa.

Bandara baru ini direncanakan akan dibangun dengan fasilitas yang modern dan kapasitas yang dapat menampung pertumbuhan lalu lintas udara di masa mendatang. Selain itu, lokasi yang dipilih di Kabupaten Malang dipandang strategis karena dapat memberikan akses yang lebih baik ke wilayah-wilayah penting di Jawa Timur, seperti Surabaya, Malang, dan Batu.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, turut mendukung langkah ini dan menyatakan bahwa pemerintah pusat siap memberikan dukungan penuh dalam pembangunan infrastruktur transportasi ini. “Pembangunan bandara baru di Jawa Timur akan menjadi prioritas dalam program pembangunan infrastruktur nasional. Pemerintah pusat akan memberikan dukungan dana dan teknis yang diperlukan untuk memastikan kelancaran proyek ini,” kata Budi Karya Sumadi.

Selain memberikan dampak positif dalam pengembangan ekonomi regional, pembangunan bandara baru ini juga diharapkan dapat mengurangi beban bandara-bandara eksisting yang sudah mengalami kepadatan lalu lintas udara. “Dengan adanya bandara baru ini, diharapkan beban lalu lintas udara di Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang dapat berkurang, sehingga memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para penumpang,” tambah Budi Karya Sumadi.

Baca Juga  Genggam Sekop, Hj. Nurmalia Caleg Dapil 2 Partai Perindo Pimpin Perang Melawan Banjir di Kampung Halaman

Namun, beberapa pihak juga menyoroti dampak lingkungan dan sosial dari pembangunan bandara baru ini. Perluasan infrastruktur dapat berpotensi menimbulkan konflik dengan masyarakat lokal dan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, perlu dilakukan studi lingkungan yang komprehensif dan dialog yang inklusif dengan masyarakat sekitar untuk memastikan pembangunan ini dilakukan secara berkelanjutan.

Pembangunan bandara baru di Jawa Timur diharapkan dapat menjadi salah satu tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas dan pengembangan ekonomi di wilayah tersebut. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan perencanaan yang matang, diharapkan pembangunan bandara baru ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Jawa Timur dan masyarakatnya.

Script № 11302 medan.wartaindonesiaonline.com - PC 3x2 Mob 2x3 after post

Komentar